Hijab Buruk dan Penyelewengan Seksual

Oleh : Abbas Rahimi

Tidak berhijab dan berhijab buruk adalah sumber dari segala penyelewengan seksual, dan faktor terperosoknya wanita dan lelaki. Rayuan-rayuan setan yang menarik wanita dan lelaki ke jalan peyelewengan seksual,  seperti telpon, surat dan lainnya,  menyebabkan betapa banyak korban yang telah terjerumus. Dalam hal ini, pemuka-pemuka agama telah memberikan peringatan akan bahaya  dengan mengatakan bahwa: Segala sesuatu yang dapat menyebabkan rangsangan syahwat haruslah di hindari; seperti: musik, lagu-lagu merangsang dan percintaan, buku-buku dan roman-roman seksual yang membangkitkan syahwat, film-film seksual yang merangsang, ucapan-ucapan dan tertawaan yang menggoda.

Terperangkap dalam jerat syahwat, akan berakhir pada ketidakbahagiaan dan dalam hal ini  kita tidak boleh meremehkan maklumat Islam mengenai bahaya dari syahwat tersebut.

Imam Ali Kw berkata: “Betapa banyak kelezatan dan syahwat yang hanya dalam satu jam membawa kepada kesedihan berkepanjangan!”

Rasulullah SAW berkata: “Sesuatu yang paling banyak membuat umatku terjatuh dalam neraka jahannam adalah dengan perantaraan syahwat perut dan syahwat seksual.”       

Imam Ali Kw berkata: “Kapan saja Tuhan menginginkan kebaikan kepada seorang hambanya, Dia akan memberikan perut dan tubuh yang bersih sehingga dapat menjaga dirinya dan tidak melakukan dosa.”

Imam Ali Kw berkata : “Hawa nafsu-hawa nafsu manusia, akan menarik manusia kepada derajat yang paling rendah.”

Demikian juga beliau berkata : “Syahwat-syahwat dan keinginan-keinginan nafsu, adalah tempat buruan setan.”

Dan juga beliau berkata : “Orang yang jahil, adalah berserah diri terhadap nafsunya.”

Demikian juga berkata: “Seorang yang tunduk terhadap perintah hawa nafsunya, maka dia membantu untuk menghancurkan dirinya.”

Demikian juga beliau berkata : “Orang yang paling perkasa adalah orang yang dapat mengalahkan hawa nafsunya.”

Dan juga berkata: “Barang siapa yang nafsunya menguasai dirinya, dia tidak akan pernah selamat.”

Demikian juga berkata: “Orang yang paling celaka adalah orang yang hawa nafsunya menguasai dirinya dan dunianya, harta dan akhiratnya menjadi hancur binasa.”

Dan masih banyak perkataan lain yang tidak perlu di jelaskan semuanya. Dan setiap dari hikayat ini telah banyak menjerumuskan orang-orang yang menyembah hawa nafsunya ke dalam jurang berbahaya dan penuh kehinaan, akibatnya mereka tidak akan pernah sampai pada kesempurnaan insaniah. Orang-orang yang hanya bermaksud untuk menjual diri dan memburu hati orang lain melalui segala sesuatu yang hanya berada pada hawa nafsu dan syahwat, maka tidak ada jalan lain selain kehancuran baginya. Salah satu dari pengaruh dari pakaian Islami adalah ruhnya terjaga dan merasa aman dari pencemaran lahiriah akan kerusakan dan kebinasaan.

Rayuan Syahwat, Terperangkap Ke dalam Jurang Kebinasaan

Di katakan bahwa orang yang terperangkap ke dalam jerat nafsu syahwat seksual, berarti kemalangan senantiasa mengikuti dirinya; sebab nafsu syahwat sangatlah kuat sehingga mampu melewati semua rintangan yang menghalangi jalannya dan merubah manusia menjadi seekor hewan lemah. Saat berada dalam keadaan seperti itu,  akal menjadi lemah, matanya tidak dapat melihat dengan jelas  dan telinganyapun menjadi tuli. Imam Ali Kw dalam nasehatnya kepada salah seorang temannya berkata: “Cinta dan kasih sayang yang berlebihan, membuat telinga dan lidah menjadi tidak berdaya dan membuat manusia terperangkap ke dalam kerendahan dan kehinaan.”

Islam, adalah menjaga identitas diri manusia. Allah SWT yang Maha Pencipta dan Maha Penyayang ingin merubah manusia dalam lingkungan seperti layaknya seorang malaikat dan melepaskan dia dari sifat binatang yang senang menerkam dan ganas: (Liyukhrijahum minadzdzulumaati ilannuri); Mengeluarkan manusia dari segala sifat-sifat aniaya binatang ke dalam cahaya terang benderang. Akan tetapi, karena manusia telah jatuh ke dalam jerat syahwat, berarti kehancuran senantiasa mengikutinya, membuka jalan yang halal dengan dalil untuk mengimbangi syahwat, dan menutup jalan-jalan yang haram. Dan setiap jalan yang mengundang manusia kepada nafsu syahwat kepada ketidakbenaran maka itu di ketahui sebagai larangan.

Boikot Segala Sesuatu Yang Merangsang        

Islam yang mengenali manusia dengan segala instinknya, menutup jalan-jalan yang dapat menyalahi manusia, yang mana hal itu pastinya untuk kebaikan dia sendiri. Dalam hal ini Islam memboikot dan menutup sesuatu yang dapat merangsang syahwat  di antaranya:

  1. Membaca cerita-cerita percintaan 2. Mendengar syair dan lagu-lagu cinta dan musik pop (lazim di dengar) 3. Cinta-cinta dusta dan tidak benar 4. Menjalin hubungan dengan non muhrim (dengan jalan: Bahasa, surat, tulisan, mata, hubungan seksual, berjabat tangan atau menempelkan muka) 5. Berjoget,…….dan lain sebagainya.

Seluruh hal-hal di atas tersebut dan yang semacamnya, adalah dikarenakan dapat membangkitkan dan merangsang syahwat hingga membuat manusia senantiasa lalai dari kenyataan-kenyataan, oleh karena itu dihitung sebagai perbuatan yang haram.

Kisah dan Roman Percintaan

Sangat di sayangkan bahwa sebahagian dari para penulis buruk yang sudah pasti penyebabnya adalah faktor asing dan kolonis yang kebanyakan merusak dan memperburuk akhlak masyarakat dengan jalan menulis kisah-kisah dan mempersembahkan roman-roman percintaan di kalangan anak muda. Hal seperti ini dapat mengakibatkan rangsangan hormon-hormon seksual, sehingga menciptakan balig sebelum waktunya, sementara pada usia itu kesempatan untuk menikah masih belum memungkinan. Maka faktor dan pikiran-pikiran merusak senantiasa membayangi dirinya seperti: Bermain seks sesama jenis, menjalin hubungan wanita dan lelaki (pacaran), lari dari rumah, penyakit-penyakit ruh dan psikologi serta penyakit-penyakit seksual dan jasmani lainnya.

Musik       

Tidak dapat di tolak bahwa syair dan lagu-lagu percintaan dan menggairahkan adalah membahayakan, dan menyediakan lahan tumbuhnya kerusakan sosial; dalam hal ini Islam telah mengharamkan kategori musik pop dan menggembirakan yang membangkitkan dan merangsang hawa nafsu seksual.

Biasanya dalam acara-acara perjamuan makan dan minum, kebanyakan  disertai dengan musik dan lagu-lagu gembira merangsang dan menggairahkan yang menurut islam adalah haram.

Ulama-ulama Islam berdasarkan pandangan dari para Imam maksum, menyebutkan bahwa musik yang membangkitkan syahwat adalah diketahui sebagai haram.

Rasul Akram SAW mengatakan bahwa musik dan nyanyian adalah faktor ketergelinciran dalam kerusakan dan kenakalan yang dalam perkataannya: “Bernyanyi adalah sumber perbuatan zina.”

Imam Shadiq mengatakan bahwa bernyanyi adalah faktor ketidakberagamaan dan nifak. “Bernyanyi dan bersenandung adalah atap atau langit-langit nifak. Musik adalah faktor ketidakberagamaan dan nifaq yakni membawa iman, takwa dan maknawi dari hati, yang berubah menjadi hati setan, dimana seharusnya hati berjalan menuju ke jalan Tuhan malah sebaliknya berjalan kearah setan dan kerusakan layaknya binatang.”

Beliau juga berkata : “Terdapat tiga sesuatu yang membuat hati menjadi hitam gelap, yang pertama adalah mendengarkan musik yang menggembirakan dan menyenangkan.”

Rasulullah SAW berkata : “Saya di utus oleh Tuhan di alam yang penuh rahmat ini agar supaya saya menghilangkan dan menghancurkan permainan-permainan judi dan musik.”     

Quran Karim dalam surah Hajj ayat 30, juga memerintahkan untuk menghindari musik dan mengatakan: “Jauhilah perkataan-perkataan batil.”

Dalam Al-Quran surah Lukman ayat 6 juga dikatakan:  “Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan percakapan kosong.” Yang dalam percakapan kosong tersebut percakapan batil tidak bermanfaat dan hanya bermain-main, telah di tafsirkan sebagai musik dan lagu.

Abdul ‘Alaa berkata: Saya menanyakan kepada imam Shadiq tentang tafsir dari ayat pertama, beliau mengatakan: Maksudnya adalah berhala-berhala, catur, musik dan lagu yang telah Tuhan perintahkan untuk menjauhinya.

Dan dalam ayat ke dua beliau tafsirkan : Dari sejumlah dosa-dosa yang Tuhan janjikan untuk diazab dalam neraka jahannam adalah musik dan lagu.

Imam Shadiq menjawab tentang seseorang yang bertanya: Saya mempunyai tetangga seorang penyanyi dan terkadang saya juga mendengarkannya. Imam berkata: Janganlah kamu lakukan pekerjaan ini, bukankah kamu mendengar bahwa Allah SWT berkata: “Innassam’a walbashara walfuwaada kullu ulaaika kaana ‘anhu masuulan” Akan di pertanyakan tentang telinga dan hati?

Orang itu berkata: Dari dahulu sampai saat ini saya belum mendengar ayat tersebut, mulai sekarang saya akan bertaubat dan beristigfar.

Di sebahagian hadis-hadis yang telah datang mengatakan bahwa malaikat pembawa rahmat tidak akan masuk ke suatu rumah dimana di dalamnya terdapat musik atau alat-alat musik dan alat-alat judi.

Demikian juga berkata: “Sebuah rumah tidak akan aman dari bala dan bencana apabila di dalamnya terdapat instrumen dan musik.”

Jadi kebanyakan dari bencana, kerusakan dan kebinasaan semuanya disebabkan oleh pengaruh musik; dalam hal ini anda dapat menyaksikan sendiri bahwa seluruh acara-acara makan dan minum, kenakalan dan acara suka ria dimana tempat itu adalah tempat hadirnya para setan dan jauh dari mengingat Tuhan didasarkan oleh penggunaan musik sebagaimana kesenangan itu diwarnai dengan lagu-lagu dan musik, sebab pengaruh musik ini telah siap untuk membuat hati seseorang untuk melakukan dosa dan terjerumus ke dalam kerusakan. Oleh karena itu adalah haram sampai seluruh basis-basis dosa menjadi kering dari segala macam bentuk musik yang dapat membangkitkan dan merangsang syahwat, yang membuat akal menjadi lemah dan menjadikan manusia jauh dari mengingat Tuhan dan yang paling menyakitkan bahwa biasanya yang menjadi pelopor suatu musik pop (yang lazim di dengar) dan supporter dari penyebaran musik itu adalah orang-orang yang tidak berbudi pekerti dan tidak bertakwa. (Diterjemahkan oleh Ummu Jausyan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: