TIGA GOLONGAN YANG DOANYA TIDAK DIKABULKAN

Walid bin Shabih mengatakan:

“Saya bersama Imam Shadiq di tengah perjalanan antara Mekah dan Madinah. Tiba-tiba ada seorang peminta mendatangi kami dan meminta bantuan. Imam Shadiq memerintahkan kami untuk memberikan sesuatu kepadanya. Tidak berapa lama, datang peminta yang lain dan meminta bantuan kepada kami. Imam Shadiq memerintahkan kami untuk memberinya sesuatu. Beberapa jam kemudian datang seorang peminta yang lain dan memohon bantuan. Seperti yang sudah-sudah, Imam Shadiq memerintahkan kami memberikannya sesuatu.

Tiba juga orang keempat dan meminta bantuan. Kali ini Imam Shadiq tidak memerintahkan kami untuk memberinya sesuatu dan hanya mendoakannya dengan ucapannya, ‘Semoga Allah mengenyangkan perutmu.’

Setelah itu, Imam Shadiq memandang kami dan berkata, ‘Ketahuilah bahwa saya masih memiliki sesuatu untuk membantu peminta itu, tapi saya khawatir menjadi satu dari tiga golongan manusia yang doanya tidak dikabulkan Allah. Ketiga golongan manusia itu adalah;

  1. Seseorang yang diberikan harta oleh Allah, tapi ia menggunakan bukan pada tempatnya. Orang itu ketika berdoa mengatakan, ‘Ya Allah! Anugerahilah aku harta,’ tapi Allah tidak mengabulkannya.
  2. Seseorang yang mendoakan istrinya, ‘Ya Allah! Bebaskan aku darinya,’ padahal hak untuk menceraikan berada di tangannya, maka orang seperti ini tidak dikabulkan doanya.
  3. Seseorang yang melaknat tetangganya dengan ucapannya, ‘Ya Allah! Hancurkan tetanggaku,’ padahal ada banyak cara untuk menyelamatkan diri darinya, apakah dengan menjual rumahnya, maka doa orang seperti ini tidak akan dikabulkan.

Saya tidak membantu peminta keempat agar tidak seperti golongan pertama, menggunakan hartanya tidak pada tempatnya, dan nantinya doaku tidak terkabulkan.”

SIAPA YANG GILA ?

Diriwayatkan dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib Kw :

“Suatu hari saya bersama Rasulullah SAW melewati sebuah tempat. Di sana kami melihat banyak orang tengah mengelilingi seorang pria. Nabi SAW bertanya kepada seorang dari mereka, ‘Apa yang terjadi? Mengapa kalian berkumpul di sini dan apa yang dikatakannya?’

Seorang menjawab, ‘Wahai Rasulullah! Ini orang gila dan mengganggu masyarakat. Kami berkumpul di sini untuk memutuskan apa yang akan kami lakukan terhadapnya…’

Nabi SAW berkata, ‘Jangan mengatakannya orang gila. Ia sakit dan mungkin saja meraih kesembuhannya… Orang gila adalah orang yang menggerakkan tangannya ketika berjalan dikarenakan kesombongan. Dagunya di angkat ke atas dan ia tidak mau mengucapkan salam kepada masyarakat disebabkan kesombongan. Dengan kondisinya yang demikian, orang ini sangat gembira dan optimis karena berpikiran akan masuk surga, padahal keberadaannya penuh dengan dosa dan maksiat.”

KEHIDUPAN SEDERHANA PUTRI NABI

Rumah Ali dan Fathimah sangat kecil dan sederhana, tapi dipenuhi dengan kejujuran dan kasih sayang. Keduanya tidak pernah mengeluh akan kondisi kehidupan mereka yang seperti itu.

Suatu hari Salman al-Farisi pergi ke rumah Ali. Sesampainya di sana, ia baru menyadari kain panjang milik putri Rasulullah SAW penuh jahitan dan tambalan. Ia sangat sedih dan menitikkan air mata menyaksikan pemandangan itu. Kepada dirinya Salman berkata, “Mengapa putri dan istri orang-orang Kafir dan Yahudi memakai pakaian yang mahal, sementara putri Rasulullah dan istri Ali harus mengenakan kain seperti ini.”

Fathimah az-Zahra memahami apa yang tengah dirasakan oleh Salman. Beliau pergi menemui Rasulullah SAW dan menjelaskan apa yang terjadi lalu berkata, “Demi Allah, Zat yang mengutus Anda sebagai Nabi-Nya, sudah lima tahun ini alas saya dan Ali untuk tidur adalah kulit kambing. Di siang hari, di tempat itu kami memberikan rumput kepada onta dan di malam hari kami alasi dengan kulit kambing untuk tidur. Agar terasa empuk, kami mengisinya dengan ranting kurma.”

Nabi SAW kemudian meminta Salman agar dibawa menghadapnya dan berkata kepadanya, “Wahai Salman! Engkau sedih menyaksikan kondisi kehidupan putriku, tapi ketahuilah ia orang paling dekat dengan Allah!”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: