Sabda Rasulullah Berkenaan Ibadah Az-Zahra

 Rasulullah SAW bersabda :

“Fatimah adalah penghulu seluruh wanita dunia – dari awal sampai akhir – dan saat Fatimah berada dalam mihrab ibadahnya, 70 ribu malaikat yang paling dekat dengan Allah mengucapkan salam kepadanya dan menyerunya, ‘Hai Fatimah! Allah telah memilih kamu dan telah menyucikan kamu dari semua sifat-sifat kotor dan dari semua wanita di dunia kamulah yang Allah pilih sebagai wanita paling berkelayakan.’”

Kesucian Dan Ibadah Az-Zahra

 Imam Shadiq berkata, “Fatimah disebut muhaddatsah karena para malaikat seringkali turun kepadanya dan berbincang-bincang dengannya, sebagaimana mereka berbincang-bincang dengan Maryam as.Mereka berkata kepada Fatimah, ‘Hai Fatimah!Allah telah memilihmu, menyucikanmu dari segala noda, dan engkau lebih dimuliakan dari seluruh wanita yang ada di dua alam.Maka hai Fatimah, bersyukurlah kepada Tuhanmu dan beribadahlah.’”

Suatu malam, Fatimah berkata kepada mereka, “Bukankah dalam ayat ini, atribut wanita dua alam, kemuliaan serta keunggulan yang telah diberikan, adalah milik Maryam as?”

Para malaikat berkata, “Maryam adalah wanita agung serta terpilih di antara para wanita di zamannya, namun Allah telah memuliakanmu melebihi seluruh wanita dua alam dari awal hingga akhir.”

 Cahaya Mihrab Az-Zahra

Imam Shadiq ditanya, “Kenapa Fatimah dipanggil Az-Zahra?”

Beliau menjawab, “Karena di hari pertama (pernikahan beliau dengan Imam Ali-penerj) beliau telah memberi penerangan bagi Ali bin Abi Thalib dan seberkas sinar dari mihrab ibadahnya menyinari rumah-rumah Madinah sehingga dinding-dinding Madinah memutih. Semua penduduk Madinah bergegas menemui Rasulullah SAW, menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Beliau berkata, ‘Ini adalah cahaya mihrab ibadah Az-Zahra.’”

Setiap kali masuk ke rumahnya, Imam Ali selalu melihat istrinya sedang sibuk mengerjakan shalat di mihrabnya, sementara cahaya memancar dari mihrab dan wajahnya.

Saat masuk waktu zuhur, cahaya berwarna kuning memancar sehingga membuat semua dinding Madinah berwarna keemasan, saat petang menjelang, penduduk Madinah menyaksikan cahaya kemerahan menyinari dinding-dinding rumah mereka sehingga semuanya berwarna merah. Lalu dengan cara yang sama, seluruh penduduk mendatangi Rasul SAW dan menanyakan kejadian itu. Setelahnya, barulah mereka tahu kalau cahaya kiuning dan merah itu berasal dari kening Fatimah. Dalam sebuah hadis yang diakui, disebutkan bahwa seluruh cahaya itu berpindah ke Imam Husain dan seluruh Imam lainnya.

Shalat Di Malam Pengantin

 Surat Alif-Lam-Mim-Sajdah (ayat ke-16) mengatakan :

“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.”

 Ayat ini diturunkan di malam pengantin Fatimah.Imam Ali berkata, “Pada malam pengantin, Az-Zahra bangun dan mematikan lampu karena sangat malu.”Asma’ berkata, “Begitu bersinarnya cahaya keindahan mereka berdua sehingga rumah menjadi terang.”Imam Ali berkata, “Untuk pertama kalinya aku menatap paras Az-Zahra. Dalam hatiku ada perasaan segan seakan-akan aku melihat Rasulullah SAW, dan Fatimah adalah orang yang paling mirip dengan Rasulullah SAW dalam hal paras rupa, postur tubuh, berjalan dan berbicara.” Saat itu Asma’ berkata, “Imam Ali meminta izin  kepada Fatimah untuk melakukan sembahyang, berzikir dan berdoa sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah. Fatimah mengizinkannhya dan beliau sendiri juga bersembahyang.Dikarenakan mereka berdua menghidupkan malam (dengan beribadah), ayat itupun diturunkan.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: