Propaganda Agitatif Menghujam Suriah

Ketika provokasi kubu anti-Suriah di Barat dan Arab, serta bergulirnya perang propaganda terhadap Damaskus, perundingan Menteri Luar Negeri Qatar dengan para pejabat Turki mendapat perhatian banyak media.

Khaled Muhammad Al-Atiyeh, Menteri Luar Negeri Qatar, bertemu dan berunding dengan sejawatnya asal Turki, di Istanbul. Inti perundingan kedua belah pihak adalah krisis Suriah. Usai perundingan, Menteri Luar Negeri Qatar dan Turki menggelar konferensi bersama.

Menlu Qatar memprotes kinerja Dewan Keamanan PBB terkait krisis Suriah dan berpendapat bahwa untuk menggalang dukungan banyak negara, masalah ini harus dirujuk kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Menlu Qatar menuding pemerintah Suriah telah menggunakan senjata kimia dan mengatakan, “Kami berharap negara-negara adidaya melaksanakan tugas mereka dalam krisis Suriah.” Melalui pernyataan itu, Menlu Qatar memprovokasi negara-negara Eropa dan Amerika Serikat untuk segera menindak Suriah.

Dalam beberapa hari terakhir, media massa Barat menggulirkan perang propaganda anti-Damaskus meluas soal penggunaan senjata kimia. Dalam hal ini Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Chuck Hagel, juga tidak menolak kemungkinan serangan militer ke Suriah.

Masalah serangan Amerika Serikat atau kekuatan koalisi Barat ke Suriah ini sudah sejak lama menjadi manuver Arab Saudi dan Qatar dan bahkan berulangkali mereka menuntut pemberlakuan zona larangan terbang di Suriah. Turki juga menunjukkan antusias tinggi dalam hal ini.

Doha dan Ankara, sejak tiga tahun krisis Suriah, menjadi pemain utama yang melanjutkan skenario krisis di negara itu. Dukungan Qatar dan Turki terhadap para pemberontak dan teroris, semuanya membuktikan keselarasan perspektif para pejabat Qatar dan Turki anti-Suriah.

Untuk menjelaskan besarnya permusuhan Qatar terhadap Suriah dan keharmonisan Doha dengan para penentang pemerintah Damaskus, cukup dengan menyebutkan bahwa Syeikh Tamim bin Haman Al-Thani, Emir Qatar, tidak lama setelah mewarisi tahta ayahnya, bertemu dengan ketua dewan oposisi nasional Suriah di Doha. Qatar dan Turki termasuk di antara penyuplai dana dan senjata kepada para pemberontak dan teroris Suriah.

Namun sekarang, Qatar, Turki dan Arab Saudi dibarengi sejumlah negara Eropa dan juga Amerika Serikat, sedang sibuk mempertimbangkan opsi militer untuk Suriah.

Berdasarkan laporan media Barat, saat ini muncul tiga opsi untuk Suriah. Pertama, buffer-zone di perbatasan Suriah dengan Yordania dan Turki. Kedua, pemberlakuan zona larangan terbang. Ketiga, pemusnahan senjata kimia di Suriah.

Kubu anti-Suriah di Barat dan Arab, selama berbulan-bulan melancarkan tekanan hebat kepada Damaskus melalui jalur para teroris. Bahkan beberapa kali masalah ratifikasi resolusi anti-Suriah mengemuka di Dewan Keamanan PBB, namun diveto oleh Rusia dan Cina.

Sepertinya, kemunculan masalah penggunaan senjata kimia di Suriah, menjadi pemicu dimulainya tahap baru fase agitasi dan propaganda anti-Suriah.

Menurut rencana akan digelar pertemuan militer dan keamanan yang akan dihadiri oleh para panglima tinggi dari negara-negara Barat dan Arab plus Turki pada Agustus ini di kota Amman, Yordania.

Oleh karena itu, banyak pengamat yang menilai perundingan Menlu Qatar dengan para pejabat Turki adalah untuk menyelaraskan koordinasi dalam kubu anti-Suriah.

Sabahi: Suriah Tidak Sendirian Jika Diserang

Hamdeen Sabahi, anggota senior partai Penyelamatan Nasional Mesir menilai klaim pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia sebagai kebohongan besar dan memperingatkan Washington bahwa jika Suriah diserang, maka Damaskus tidak akan sendirian. Sebelumnya, Sabahi menilai sikap Liga Arab dalam hal ini sangat memalukan.

Chomsky: Israel Menikmati Aksi Saling Bunuh Kaum Arab di Suriah

Noam Chomsky, seorang cendikiawan dan analis terkemuka Amerika Serikat menyatakan, Israel dengan menyulut perpecahan di Suriah sedang menikmati aksi saling bunuh kaum Arab. Chomsky juga menyinggung tujuan Amerika Serikat mengupayakan perundingan Israel dan Palestina adalah demi menutupi fakta tentang blokade Jalur Gaza dan pendudukan Dataran Tinggi Golan oleh rezim Zionis.

PBNU Serahkan Data 12 Yayasan Berpaham Radikal

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menyerahkan data terkait dengan keberadaan 12 yayasan berpaham radikal kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti.

“Kami telah merekomendasikan ke-12 yayasan itu agar dipantau gerakannya, bahkan sebaiknya dibubarkan saja,” kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj setelah melantik kepengurusan PWNU Jatim 2013–2018 di Surabaya.

Dalam pelantikan pengurus baru yang dirangkai dengan halal bi-halal bersama pengurus NU se-Jatim itu, dia menjelaskan bahwa ke-12 yayasan itu tersebar di beberapa daerah di Indonesia.

“Ada di Surabaya, Cirebon, Bondowoso, Bogor, Makassar, Bandar Lampung, Mataram, Jakarta, dan Sukabumi,” katanya.

Menurut dia, ke-12 yayasan tersebut mengajarkan aliran Wahabi yang sebenarnya bukan radikal. Akan tetapi, bila diartikan secara salah, justru bisa mengarah kepada teroris.

“Wahabinya bukan teroris, tetapi ajarannya yang radikal itu jika dipoles sedikit bisa mengarah ke teroris. Buktinya, pentolan teroris di Indonesia bersumber dari situ semua,” katanya.

Selain menyerahkan data-data itu kepada Pemerintah, PBNU juga telah menginstruksikan kepada semua pengurus NU dari ranting, cabang, hingga wilayah untuk mewaspadai aliran itu.

“Kita hanya bisa menjaga agar warga NU, terutama anak-anak muda agar tidak tertarik kepada mereka. Itu yang akan kita jaga dengan memberi pemahaman yang benar,” katanya.

Ditanya validitas data ajaran ke-12 yayasan yang bisa mengarah kepada teroris, dia menjamin data yang dimiliki PBNU adalah valid. “Masak, saya asal ngomong, ya, tentu ada datanya,” katanya.

Dalam acara yang tidak dihadiri satu pun dari Cagub Jatim itu, dia mengatakan bahwa PBNU akan selalu mendukung langkah Pemerintah untuk memerangi aksi teroris di Indonesia.

“Teroris itu harus kita lawan, teroris itu musuh kita bersama, bahkan kita sudah berpesan kepada Presiden agar tidak takut membubarkan ormas radikal. Kita (PBNU) selalu di belakang Pemerintah untuk urusan ini,” katanya.

RIWAYAT-RIWAYAT DARI

IMAM JA’FAR SHADIQ

Dengan Asma Allah yang Mahakasih dan Mahasayang                                                       

“Sesama mukmin adalah bersaudara. Mereka laksana badan yang satu,

yang jika sebagian anggota tubuhnya terkena sakit

maka rasa sakitnya akan dirasakan  seluruh tubuhnya.

Ruh keduanya berasal dari ruh yang satu.

Dan hubungan ruh orang mukmin dengan ruh Allah,

lebih dekat dari hubungan matahari dengan sinarnya.”

“Seorang mukmin dengan mukmin lainnya bersaudara,

ia (bagaikan) mata dan kompas penunjuknya,

tidak mengkhianatinya, tidak menzaliminya, tidak menipunya

dan tidak juga menjanjikan sesuatu, kemudian tidak menepatinya.”

“Hak seorang muslim atas muslim lainnya adalah:

Hendaknya dia tidak merasa kenyang saat saudaranya kelaparan,

tidak merasa puas (dari minum) saat saudaranya kehausan,

dan hendaknya tidak berpakaian (secara berlebihan),

sementara saudaranya dalam keadaan telanjang.

Alangkah besarnya hak muslim atas muslim lainnya.

Lalu beliau melanjutkan pembicaraannya: Perlakukanlah saudara

Seagamamu dengan sesuatu yang kau suka jika hal itu dilakukan padamu.”

“Barangsiapa yang melihat saudaranya berbuat kejelekan

lalu dia tidak mencegahnya, padahal dia mampu melakukannya,

maka berarti dia telah mengkhianati saudaranya.”

“Saudara yang paling kucintai adalah yang memberitahukan

kekuaranganku kepadaku.”

“Jadilah penganjur kebaikan bagi manusia,

bukan hanya dengan perkataan namun dengan

Kesungguhan (dalam ibadah), kejujuran serta wara’ (tidak rakus kepada dunia).”

“Orang yang beramal tanpa pengetahuan, laksana orang

yang berjalan bukan pada jalannya. Maka kecepatan perjalanannya

tidak berarti apa-apa, bahkan akan menambah jauhnya dari tujuan.”

Dengan rahmat-Mu

Wahai Yang Paling Pengasih dari segala yang mengasihi

          Ya Arhamar Rahimin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: