Nasrullah: Seberat Apapun, Palestina Harus Dibebaskan

Sekjen Gerakan Muqawamah Lebanon (Hizbullah), Sayyid Hasan Nasrullah menyatakan, “RakyatPalestina telah membuktikan bahwa Israel tengah meluncur menuju kehancurannya serta resolusi dan berbagai inisiatif rezim Zionis tidak akan mampu menyelamatkannya.”

Kantor berita Fars  melaporkan, menyinggung kejahatan rezim Zionis kemarin beberapa waktu lalu terhadap para demonstran anti-Israel, Sayyid Nasrullah mengatakan, “Kita harus menghormati para pemberani, beriman, dan pahlawan yang telah membusungkan dada menghadapi militer keji.”

Dalam statemennya, Sayyid Nasrullah menegaskan bahwa dengan gugur syahidnya puluhan orang dan cederanya ratusan lainnya, rakyat Palestina sesungguhnya telah menjelaskan sikap tegas mereka kepada dunia bahwa aksi pembantaian tersebut tidak akan mengakhiri perjuangan mereka.

Ditujukannya kepada para demonstran anti-Israel, Sayyid Hasan Nasrullah menegaskan, “Kemarin di hari Nakbah, kalian telah memberikan makna baru pada hari itu dan kalian telah buktikan kepada kawan dan lawan bahwa komitmen terhadap hak bukanlah sesuatu yang dapat dirundingkan, dilupakan, atau dinistakan.”

“Kalian juga telah membuktikan bahwa semahal apapun harga yang harus kalian bayar untuk membebaskan bumi Palestina, kalian tetap akan menempuhnya,” ungkap Sayyid Nasrullah.

Bahrain, Benteng Terdepan Pelindung Kepentingan Para Diktator Arab?

Demonstrasi luas rakyat Bahrain di seluruh negara ini benar-benar telah menggoyang rezim Al Khalifa. Tapi dampak dari protes luas di Bahrain lebih dirasakan oleh rezim-rezim di kawasan ini. Para penguasa Arab di Timur Tengah, khususnya Teluk Persia terpaksa berpikir keras untuk mencegah aksi semacam itu menyebar ke negaranya. Bahkan sebagian dari rezim-rezim ini seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab telah mengirim pasukan mereka ke Manama guna menumpas aksi demonstrasi damai rakyat Bahrain.

Di sisi lain, menurut majalah Foreign Policy apapun saja transformasi Timur Tengah dan Afrika Utara, namun pemenangnya sudah diketahui dan itu adalah Republik Islam Iran. Karena apa yang terjadi di dua kawasan ini, rezim-rezim penentang Iran satu persatu mulai tumbang dan para diktator yang berkuasa perlahan-lahan mulai meletakkan kekuasaannya. Pertama, Hosni Mubarak di Mesir dan kini giliran Muammar Khaddafi di Libya.

Sebelum ini, diktator Khaddafi selama berkuasa berkali-kali mencela sikap Iran yang tetap mempertahankan sikapnya terkait masalah nuklir di hadapan tekanan Barat. Muammar Khaddafi juga menegaskan bahwa tidak ada satu negarapun yang dapat bertahan melawan Amerika. Rezim Khaddafi sendiri pada 2003 akhirnya takluk di hadapan tekanan Amerika dan menyerahkan seluruh perlengkapan nuklir Libya kepada Paman Sam. Namun apa yang terjadi sekarang? Pesawat-pesawat tempur Amerika kini tengah membombardir posisi militer Libya dan berputar-putar di atas gedung kepresidenan Sang Kolonel.

Namun apa yang terjadi di Timur Tengah tidak berhenti pada Muammar Khaddafi. Rezim Arab Saudi yang punya hubungan dekat dengan Bahrain melihat nasibnya juga bergantung pada negara kecil ini. Tumbangnya rezim Al Khalifa di Bahrain bakal mendorong rakyat di Timur Tengah untuk menggulingkan rezim-rezim yang sama. Itulah mengapa sekalipun sebelumnya terdapat perselisihan di antara negara-negara Arab Teluk Persia, tapi terkait Bahrain mereka kemudian bersatu.

Pengiriman pasukan Saudi ke Manama, selain untuk menumpas aksi demonstrasi damai rakyat Bahrain, rezim Riyadh berusaha mempertahankan keluarga Al Khalifa untuk tetap berkuasa di negara ini. Pengiriman pasukan Arab Saudi ke Bahrain sejatinya aksi campur tangan urusan dalam negeri negara lain. Bahkan lebih dari itu, pengiriman pasukan ini berarti praktis Arab Saudi telah menduduki Bahrain. Tampaknya rezim Saudi tidak mengambil pelajaran dari pendudukan Amerika di Irak, atau Amerika yang sengaja membiarkan sekutu terdekatnya bersikap demikian.

Rezim Saudi perlu mencamkan bahwa mereka yang turun ke jalan-jalan di Manama melakukan aksi demonstrasi adalah rakyat Bahrain yang menuntut hak-haknya sebagai warga negara. Mereka adalah warga negara Bahrain yang sudah letih menyaksikan kehadiran armada angkatan laut kelima Amerika di negaranya. Intervensi militer Saudi di Bahrain juga mendapat lampu hijau dari Amerika. Itu berarti apa yang dilakukan Arab Saudi hanya pengulangan dipecundanginya tentara pendudukan.

Arab Saudi dan seluruh penguasa Arab Teluk Persia sebenarnya tidak mengkhawatirkan situasi Bahrain. Mereka lebih mencemaskan teriakan Allahu Akbar di sekeliling istananya. Untuk itu, kebangkitan rakyat Bahrain harus segera ditumpas agar tidak menjalar ke rezim-rezim Arab lainnya. Bagi mereka, Bahrain saat ini merupakan benteng terdepan yang membela kepentingan para diktator Arab. Namun pertanyaannya, apakah ada yang dapat bertahan di hadapan tekad kuat rakyat muslim Bahrain?

Inilah Pengakuan Kegagalan Israel Hadapi Hamas

Militer Israel mengakui bahwa rezim Zionis gagal menghadapi Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas). Mantan Kepala militer Israel baru-baru ini mengakui kegagalan Tel Aviv membebaskan tentaranya, Gilad Shalit yang ditangkap dan ditawan Hamas.

“Israel gagal. Kita harus mengakui bahwa kekuatan militer tidak mampu membebaskan Shalit dari Hamas. Bahkan kita tidak tahu di mana dia sekarang,” kata Gabi Ashkenazi dalam pidatonya di Universitas Bar-Ilan Aviv Tel.

Shalit ditangkap pada bulan Juni 2006 oleh pejuang Palestina setelah dia menyusup ke Jalur Gaza. Dia berada dalam tahanan Hamas hingga kini.

Mantan Kepala IDF Israel ini mengatakan jika opsi militer tidak bisa membantu membebaskan tentara yang ditawan, maka Israel harus membayar “harga yang pantas” untuk pembebasannya. Demikian Reuters melaporkan.

Hamas menuntut pembebasan sekitar 1.400 orang Palestina yang ditahan tanpa alasan yang bisa dipertanggungjawabkan di penjara-penjara Israel, sebagai tebusan bagi Gilad Shalit.

Pembicaraan antara Hamas dan Israel mengenai Gilad Shalit, dimediasi oleh Mesir dan Jerman, namun berhenti pada akhir tahun 2009.

Iran-Indonesia Dukung Demokrasi di Timteng

Uni Antar-Parlemen (IPU) telah meloloskan proposal Republik Islam Iran untuk mendukung gerakan demokrasi di tengah gelombang protes di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Setelah diskusi selama sepekan pada Sidang IPU ke-124 di Panama City, Panama, para peserta sepakat untuk membela hak-hak negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara dalam menentukan nasib mereka sendiri. Demikian dilaporkan kantor berita ISNA.

Mereka juga menekankan pentingnya mengakhiri intervensi militer di negara-negara yang dilanda krisis.

Menurut resolusi IPU, para perwakilan parlemen akan memberikan prioritas kepada inisiatif dan langkah yang mendukung gerakan-gerakan rakyat di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Delegasi parlemen Iran yang dipimpin oleh Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Majlis, Heshmatollah Falahatpisheh menghadiri pertemuan IPU di ibukota Panama. Perwakilan parlemen Iran menyampaikan pidato pada komite khusus IPU dan menjelaskan pandangan Tehran terkait perkembangan regional dan global.

Pada hari Rabu, Sekjen IPU Anders Johnsson menyerukan negara-negara di Timur Tengah dan Afrika Utara untuk meningkatkan reformasi politik, seperti yang diusulkan oleh banyak parlemen, termasuk Iran, Indonesia, Selandia Baru dan Venezuela.

Sementara itu, DPR Indonesia menegaskan bahwa proses demokrasi sebuah negara tak bisa diintervensi oleh pihak manapun. Pendapat ini disampaikan anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP), Max Sopacua terkait gejolak politik di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Proposal Indonesia menegaskan beberapa poin di antaranya mengenai pentingnya seluruh negara di dunia menghormati hak menentukan nasib politik rakyat sendiri dan penghormatan kaidah hukum internasional, serta menegaskan pentingnya peran perempuan dalam demokrasi.

Sekjen Hizbullah: Strategi Baru AS di Lebanon Tak Bikin Kami Mundur

Sekjen Gerakan Perlawanan Islam Lebanon (Hizbullah), Sayyid Hasan Nasrullah menandaskan, apa yang kita hadapi saat ini di Lebanon adalah perang gaya baru Amerika Serikat.

Gerakan muqawamah adalah penegak keadilan, stabilitas dan perdamaian di kawasan, ungkap Sayyid Hasan dalam pidatonya di sekitar Beirut dan dilaporkan IRNA.

“Kami mendukung perdamaian dan stabilitas di Lebanon serta di seluruh pelosok dunia yang berujung pada terealisasinya keadilan, perdamaian, dan stabilitas yang berdasarkan pada kezaliman dan arogansi, bukan perdamaian sejati serta akan cepat sirna,” tegas Sayyid Hasan.

Sayyid Hasan menyebutkan dua kendala utama di kawasan. Pertama keberadaan rezim penjajah al-Quds, Israel. Tidak ada bangsa di kawasan yang pernah mengagresi Israel, namun rezim ilegal ini yang mulai membuat gara-gara dan mulai mendatangkan umat Yahudi yang hidup tenang di berbagai negara ke Palestina pendudukan serta mulai melakukan pembantaian terhadap bangsa Palestina.

Israel adalah rezim ilegal yang mulai melancarkan perang terhadap Lebanon, Suriah dan Palestina. Gerakan muqawamah kemudian bangkit memberikan perlawanan kepada Israel.

Sayyid Hasan mengatakan, kepada Barack Obama dan pemimpin Amerika sebelumnya saya tandaskan bahwa keadilan dapat diwujudkan dengan dua cara. Keadilan mengharuskan hak dan tanah bangsa Palestina dikembalikan kepada yang berhak, jutaan pengungsi Palestina harus dipulangkan ke tanah air mereka, tempat suci umat Islam dan Kristen harus dikembalikan serta negara merdeka Palestina segera dibentuk. Cara kedua adalah keadilan menghukum para penjahat perang dan kriminal.

Sayyid Hasan menegaskan, kini kita harus lihat apakah Amerika siap mengembalikan hak yang terampas kepada pemiliknya dan membentuk pengadilan internasional untuk mengadili penjahat perang Rezim Zionis Israel atau tidak?

Gaya Peliputan Al Jazeera dan Al Arabiya Di Bahrain

Televisi Al Jazeera dan Al Arabiya dalam liputannya, sengaja mensensor transformasi di Bahrain dan membesar-besarkan peristiwa di Suriah. Langkah ini merupakan bentuk kebijakan standar ganda kedua jaringan televisi regional itu dalam menyikapi revolusi rakyat di kawasan.

Kantor berita Fars melaporkan, media-media televisi Teluk Persia melakukan publikasi besar-besaran terhadap peristiwa baru-baru ini di Suriah, sementara mereka menutup mata atas kebangkitan dan protes anti-pemerintah di Bahrain, yang sudah berminggu-minggu.

Pada saat rakyat revolusioner Bahrain ditindas oleh pemerintah Manama melalui bantuan pasukan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, media-media yang mengklaim dirinya independen, mensensor realita di negara itu. Sebaliknya, mereka setiap harinya menayangkan liputan khusus dan analisa seputar perkembangan di Suriah. Video yang ditayangkan juga diambil melalui telepon seluler dan tidak jelas soal tempat dan waktu kejadian.

Hingga kini, televisi Al Arabiya masih menjadikan sidang Dewan Kerjasama Teluk Persia yang digelar di Riyadh beberapa waktu lalu, sebagai headlinesnya. Ini jelas berbeda dengan yang umumnya dilakukan oleh media.

Padahal, peristiwa di Suriah adalah ulah kelompok teroris dan gerombolan bersenjata yang berniat mengacaukan negara itu. Pekan lalu, pasukan keamanan Lebanon menahan dua orang yang berusaha untuk menggerakkan dua kendaraan, sarat dengan senjata dan amunisi ke Suriah.

Pasukan keamanan Suriah mengatakan, anggota kelompok perusuh menerima dana dan senjata dari unsur-unsur asing untuk menggelar operasi teroris dan menghasut kerusuhan. Pihak berwenang Suriah juga mengumumkan penangkapan unsur-unsur asing yang memainkan peran dalam memprovokasi ketegangan baru-baru ini di negara itu.

DOA ‘AHD (PERJANJIAN)


Dengan Asma Allah yang Mahakasih dan Mahasayang

  Ya Allah

Tuhan Pemilik cahaya yang agung, Tuhan Pemilik al-Kursiy yang tinggi

Tuhan Pemilik lautan yang luas dan Yang menurunkan Taurat, Injil dan Zabur

Tuhan Pemilik keteduhan dan panas dan Yang menurunkan al-Furqan yang agung

Tuhan para malaikat yang didekatkan, para nabi dan para rasul

Ya Allah

Sungguh aku memohon kepada-Mu, dengan asma-Mu yang mulia

dengan cahaya wajah-Mu yang terang, dengan kekuasaan-Mu yang azali

Wahai Yang Mahahidup, Wahai Yang Mahategak

dengan asma-Mu yang karenanya terbitlah langit dan bumi

wahai Yang Mahahidup sebelum segala yang hidup

wahai Yang Mahahidup setelah segala yang hidup

wahai Yang Mahahidup, tiada tuhan selain Engkau

Ya Allah

Sampaikan shalawat kepada pemimpin kami Imam al-Mahdi

yang menjalankan perintah-Mu

semoga shalawat tercurah atas beliau atas leluhurnya yang suci

dari semua orang mukmin, laki-laki dan perempuan,

di belahan bumi timur dan barat, di lembah dan gunung-gunung

dari diriku, dari kedua orangtuaku, dari keturunanku, dari saudara-saudaraku

dari shalawat-shalawat itu berupa neraca Arasy-Mu dan pena kalam-Mu

dan segala yang terliput kitab-Mu dan tercakup pengetahuan-Mu

Ya Allah

pada pagi hariku ini dan yang kualami dalam hari-hari kehidupanku

aku perbarui janji, ikrar dan baiat kepadanya di leherku

yang tidak pernah aku palingkan dan tinggalkan untuk selamanyua

Ya Allah

jadikan aku termasuk para pembelanya, para pendukungnya, para penolongnya

yang segeramemenuhi kebutuhannya, yang menjalankan perintah dan larangannya

yang mengikut keinginannya, yang melindunginya, yang bersaksi di hadapannya

Ya Allah

jika kematian yang Engkau tetapkan atas hamba-hamba-Mu

secara pasti menghalangiku darinya

maka keluarkanlah aku dari kuburku sambil mengenakan kafan,

menghunus pedang, mengangkat tombak, menyambut seruan

penyeru di kota dan di sahara

Ya Allah

Tampakkan padaku cahaya yang terang dan permata yang luhur

celaklah mataku dengan pandangan dariku padanya

segerakanlah kemunculannya, luaskanlah jalannya

perjalankanlah aku di jalannya, wujudkanlah perintahnya

tambahkan kekuatannya, kuatkanlah punggungnya

Ya Allah dengan beliau,

makmurkanlah negeri-Mu, hidupkanlah hamba-hamba-Mu

karena Engkau telah berfirman dan firman-Mu benar

“Telah tampak kerusakan di daratan dan lautan

karena perbuatan tangan-tangan manusia”

Ya Allah

Tampakkanlah kepada kami

wali-Mu putra wali-Mu, cucu putri Nabi-Mu

yang dinamai dengan nama Rasul-Mu

shalawat-Mu atasnya dan atas keluarganya di dunia dan akhirat

sehingga dia tak mendapati kebatilan melainkan dikoyaknya

dengan beliau Allah membenarkan dan mewujudkan kebenaran

Ya Allah

jadikanlah dia pelindung orang yang teraniaya di antara hamba-hamba-Mu

penolong bagi orang yang tidak memiliki penolong,

pembaharu hukum-hukum kitab-Mu yanmg telah hilang

penegas ajaran agama-Mu dan sunnah Nabi-Mu

shalawat Allah atasnya dan atas keluarganya

Ya Allah

jadikanlah dia, orang yang Engkau bentengi dari gangguan para penentang

Ya Allah bahagiakan Nabi-Mu Muhammad SAW

dengan melihatnya dan orang yang mengikuti dakwahnya

kasihanilah kepatuhan kami sepeninggal Rasul SAW

YaAllah

hilangkanlah kesusahan dari umat ini dengan kehadirannya

segerakanlah, ya Allah, kehadirannya

Sungguh mereka melihatnya jauh tapi kami melihatnya dekat 

Dengan rahmat-Mu

Wahai Yang Paling Pengasih dari segala yang mengasihi

Ya Arhamar Rahimin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: