Kegagalan Skenario Pendukung ISIS di Irak

Perdana Menteri Irak menyatakan optimismenya mengenai kemenangan militer negara ini menumpas kelompok teroris ISIS. Haidar Al Ibadi, dalam pertemuan dengan para pejabat provinsi Nainawa  mengatakan, pembebasan Mosul adalah pembebasan Irak, dan masalah ini merupakan kebijakan keamanan pemerintah Baghdad untuk menumpas ISIS.

Saat ini Mosul masih berada dalam cengkeraman kelompok teroris ISIS. Dari kota penting ini, ISIS menyebarkan fitnah di wilayah Irak lainnya dengan bantuan antek-antek rezim Baath Irak, AS, Arab Saudi dan Turki. Sejak Juni lalu, Mosul jatuh di tangan ISIS dengan bantuan kekuatan sekutu Arab dan Barat. Negara pendukung ISIS memberikan bantuan besar-besaran terhadap kelompok teroris itu untuk menyulut perang sektarian di Irak, terutama antara warga Sunni dan Syiah.

Sejumlah pihak menuding jatuhnya Mosul di tangan kelompok teroris itu akibat ketidakpedulian pemerintah Baghdad terhadap tuntutan warga Sunni. Isu ini sengaja dihembuskan untuk menyulut perang saudara di negeri kisah 1001 Malam itu. Tujuannya untuk menjegal terwujudnya stabilitas politik dan keamanan Irak. Tapi berkat kewaspadaan semua kalangan di Irak, konspirasi itu berhasil ditangkal dengan terbentuknya kabinet baru yang dipimpin oleh Haidar al-Ibadi. Munculnya kekuatan politik baru Irak ini menyebabkan perang melawan ISIS semakin kuat melebihi sebelumnya.

Seruan para ulama Irak kepada rakyat negara ini untuk mendukung militer memerangi ISIS memainkan peran penting dalam memperkokoh gerakan menumpas kelompok teroris yang didukung sejumlah negara regional dan Barat itu. Akibatnya, kini konstelasi Irak berubah, dan konspirasi yang dirancang para pemain di belakang ISIS pun porak-poranda.

Di tengah situasi terjepit saat ini, kelompok teroris melakukan manuver baru dengan menyerang warga Sunni yang berada di wilayah utara dan barat Irak. Di Mosul, mereka melakukan penindasan terhadap perempuan Sunni. Selain itu, teroris Takfiri mengeksekusi puluhan warga Sunni dari suku Albu Nimr di provinsi al-Anbar. Menurut wakil dewan provinsi al-Anbar, ISIS melakukan pembunuhan massal dengan mengeksekusi lebih dari 250 laki-laki, wanita dan anak-anak. Kelompok teroris itu meningkatkan serangan terhadap warga Sunni untuk menyulut konflik sektarian di Irak, terutama mengobarkan perang saudara antar Sunni dan Syiah di negara Arab itu.

Sebelumnya, Human Rights Watch mengungkapkan bahwa kelompok takfiri ISIS melakukan eksekusi sistematis sekitar 600 tahanan di penjara Badoush, di luar kota Mosul pada bulan Juni lalu. Sebagian besar dari tahanan yang dieksekusi adalah Muslim Syiah. Tidak hanya itu, ISIS juga membantai minoritas agama seperti Kristen dan Izidi, serta menindas suku Kurdi dan berbagai kelompok lainnya.

Kini terbangunya persatuan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah Irak dari berbagai latar belakang agama dan suku, menunjukkan kegagalan skenario para pendukung ISIS, terutama Arab Saudi dan Turki, yang berupaya menyulut perang sektarian di Irak.

Kapolri: Enam WNI Anggota ISIS Mati Sangit di Suriah

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Sutarman memastikan puluhan warga negara Indonesia telah bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Beberapa di antaranya telah tewas dalam pertempuran.

“Enam orang diketahui mati di Suriah. Katanya mati syahid, tapi kalau saya, jelas mati sangit,” ujar Sutarman dalam Rakornas Kabinet Kerja yang dihadiri para gubernur seluruh Indonesia di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

Sutarman mengatakan Polri terus melakukan pemantauan WNI yang keluar dan bergabung dengan kelompok radikal itu. Hingga hari ini, Polri mengidentifikasi ada puluhan WNI yang masuk ke wilayah konflik di Syria.

Sutarman mengaku tidak habis pikir terhadap para WNI yang memilih bergabung dengan ISIS. Baginya, apa yang dipelajari WNI dengan kelompok ISIS justru menjadi ancaman.

“Saya tahu ada 97 orang Indonesia berangkat ke Suriah, belajar bom tapi untuk mengebom Indonesia, itu kan gendeng,” kata Sutarman.

Meski mengetahui WNI yang bergabung dengan ISIS, Sutarman tidak bersedia menyebutkan identitas mereka. “Ada 10 orang yang sudah kembali ke Indonesia,” ujar Sutarman.

Eropa Ingin Tingkatkan Hubungan dengan Iran

Menteri Luar Negeri Norwegia, Borge Brende yang melawat Republik Islam Iran bertemu dengan sejumlah petinggi negara ini termasuk Ali Larijani, ketua parlemen serta membahas berbagai isu menarik.

 Peningkatan kerjasama Iran dan Eropa, ancaman terorisme di kawasan Asia Barat (Timur Tengah) serta bagi dunia dan isu nuklir termasuk agenda pembicaraan Borge Brende dengan petinggi Iran.

Petinggi Iran dalam pertemuan dengan Brende menyatakan bahwa perluasan kerjasama berdasarkan asas saling menghormati merupakan prinsip utama kebijalan luar negeri Tehran. Petinggi Iran juga menandaskan bahwa peningkatan hubungan Tehran dan Eropa menguntungkan kedua pihak di segala bidang.

Menteri luar negeri dari berbagai negara Eropa dalam satu tahun terakhir berkunjung ke Tehran dan lawatan menlu Norwegia ke Iran juga dapat dicermati dalam koridor membuka babak baru hubungan Tehran-Eropa. Lawatan petinggi Eropa ke Tehran mengindikasikan bahwa Iran adalah negara penting dalam konstelasi regional dan transregional serta strategi sanksi dan pengucilan Iran mengalami kegagalan.

Menurut keterangan petinggi Iran, Republik Islam dengan resistensinya mampu berubah menjadi kekuatan pertama di kawasan dan dengan mempertahankan kemampuannya di bidang nuklir, secara independen telah memajukan programnya. Kerjasama konstruktif Iran dan Eropa menjadi jaminan bagi kepentingan kedua pihak dan dikarenakan pasar ekonomi Iran yang menjanjikan, perluasan hubungan dalam bidang ini semakin menguntungkan Eropa.

Dengan menjatuhkan sanksi kepada Iran, berbagai negara Eropa tidak memiliki peluang untuk bermain di pasar ekonomi Tehran yang memiliki dua karakteristik utama, aman dan investasi yang terjamin. Dewasa ini diplomasi konsturktif Iran serta kegagalan proyek Iranphobia memaksa negara-negara Eropa secara independen memandang Iran sebagai peluang dan mulai membuka lembaran baru untuk memperluas kerjasama dengan Tehran.

Pengokohan kerjasama negara-negara Eropa dengan Iran akan membantu penguatan keamanan regional dan menjadi jaminan bagi Barat. Selain itu, jalur pertukaran ekonomi pun akan menjadi aman bagi Eropa.

Ancaman terorisme dan radikalisme di kawasan Timur Tengah telah mempengaruhi keamanan global. Ancaman ini memiliki hubungan dengan kebijakan sejumlah negara Barat dalam memerangi terorisme. Warga dari berbagai negara Eropa juga dilaporkan telah bergabung dengan berbagai kelompok teroris di kawasan dan kepulangan mereka ke negaranya telah membangkitkan kekhawatiran petinggi Eropa.

Perang serius melawan terorisme dapat menjamin keamanan dunia dan pertempuran selektif terhadap terorisme tidak akan dapat menghancurkan fenomena buruk ini. Seiring dengan berubahnya pandangan sejumlah negara Barat khususnya Amerika Serikat terhadap fenomena terorisme akan dapat membantu untuk mencerabut akar fenomena buruk ini di kawasan serta ancaman bagi Barat sendiri pun akan berkurang.

Petinggi Republik Islam Iran berulang kali dalam berbagai pertemuan regional dan internasional menyatakan solusi tunggal untuk mengikis akar terorisme adalah kerjasama kolektif dan bukan selektif dalam menyikapi fenomena ini.

Hasil kunjungan pejabat Eropa ke Tehran selain dapat membantu meningkatkan hubungan bilateral  kedua pihak, juga dapat membentuk cita-cita bersama dalam menghadapi terorisme. Republik Islam Iran merupakan salah satu negara yang terdepan dalam memerangi terorisme.

Palestina Hadapi Konspirasi Baru AS-Israel

Media kawasan Timur Tengah mengungkapkan ancaman Menlu AS, John Kerry terhadap Palestina. John Kerry dalam pertemuan dengan Kepala Otorita Palestina, Mahmoud Abbas mengancam akan menjatuhkan sanksi ekonomi dan politik, jika Palestina membawa masalah hak-haknya untuk mendapat dukungan publik internasional ke PBB.

Pada saat yang sama, juru bicara gerakan Hamas, Sami Abu Zuhri mengecam aksi rezim Zionis yang melarang masuknya anggota Komisi Pencari Fakta Dewan HAM PBB ke Jalur Gaza. Tim PBB tersebut datang untuk menyelidiki kejahatan perang yang dilakukan rezim Zionis terhadap Palestina dalam perang 50 hari di Jalur Gaza.

AS dan rezim Zionis melakukan berbagai cara untuk menutup seluruh akses bagi Palestina untuk mewujudkan hak-haknya. Washington dan Tel Aviv berupaya menghalangi tuntutan Palestina yang berusaha membawa masalah kejahatan rezim Zionis di forum internasional. Oleh karena itu, salah satu cara yang dilakukan rezim Zionis adalah menghalangi masuknya tim pencari fakta Dewan HAM PBB ke Jalur Gaza. Larangan tersebut dikeluarkan oleh para pejabat tinggi AS dan Israel demi menutupi kejahatan perang yang dilakukan rezim Zionis terhadap Palestina.

Selain itu, Washington juga melancarkan manuver politik untuk menekan Palestina. Salah satu metode klise yang dilakukan Gedung Putih adalah ancaman sanksi ekonomi dan politik. Cara inilah yang sedang diterapkan John Kerry terhadap Mahmoud Abbas. Babak baru ancaman ini mengemuka di saat Washington menggulirkan skenario untuk menghidupkan kembali perundingan damai antara Palestina dan Israel. Selama ini perundingan damai antara Palestina dan Israel digelar hanya untuk mengulur waktu bagi rezim Zionis dan bertujuan mengamankan kepentingan Tel Aviv. Tapi perundingan ini dihentikkan, karena rezim Zionis melanggar kesepakatan yang telah dicapai dengan Palestina.

Pada saat yang sama, Palestina dalam perundingan dengan Israel tidak menyerah terhadap kebijakan ekspansif rezim Zionis yang didukung penuh AS. Dalam kondisi demikian, Washington melancarkan manuver baru dalam bentuk tekanan politik supaya Palestina tidak mewujudkan haknya melalui jalur organisasi internasional seperti PBB demi melindungi kejahatan Israel.

Tranformasi terbaru Palestina menunjukkan bahwa AS dan rezim Zionis menutup seluruh pintu dan jendela bagi bangsa Palestina yang sedang berjuang mewujudkan hak-haknya yang selama ini diinjak-injak oleh Israel. Kondisi saat ini menunjukkan realitas kejahatan Israel, dan menyibak topeng AS yang selama ini mengklaim sebagai kampium HAM di dunia. Lebih dari itu, fenomena yang menimpa Palestina saat ini mengungkapkan sebuah fakta bahwa perlawanan adalah satu-satunya cara untuk menghadapi rezim Zionis yang didukung penuh oleh Washington.

Hizbullah Tegaskan Persatuan Rakyat Lebanon Hadapi Israel dan Teroris Takfiri

Anggota Fraksi Hizbullah di parlemen Lebanon menegaskan persatuan rakyat negara itu untuk menghadapi rezim Zionis Israel dan teroris Takfiri.

Ali Ammar, anggota fraksi Hizbullah di parlemen Lebanon dalam sebuah acara di selatan Beirut mengatakan, kelompok-kelompok Takfiri adalah musuh Islam yang melayani kepentingan rezim Zionis. Demikian dilaporkan jaringan televisi al-Manar.

Ia menambahkan, semua rakyat Lebanon harus bersatu untuk melawan teroris Takfiri dan rezim Zionis, dan segala bentuk perselisihan akan menguntungkan musuh-musuh bangsa ini.

Anggota fraksi Hizbullah di parlemen Lebanon lebih lanjut menyinggung instabilitas di berbagai wilayah utara dan timur negara itu, dan mengatakan, militer Lebanon harus didukung dalam melawan para teroris.

 

 

BEBERAPA RIWAYAT TENTANG

MACAM-MACAM IBADAH

 Dengan Asma Allah yang Mahakasih dan Mahasayang

 “Nabi Isa al-Masih as berkata pada seseorang, Apa yang kamu sedang kerjakan?”

Dia menjawab, ‘Saya beribadah.’ Beliau bertanya lagi, ‘Siapa yang mencukupkan

kebutuhan harianmu?’ Dia menjawab, ‘Saudaraku.’

Beliau berkata, ‘Saudaramu lebih abid darimu.’”

 “Ibadah itu memiliki sepuluh bagian, Sembilan bagian darinya

adalah mencari rezeki yang halal.”

 (Rasulullah SAW)

 

“Pandangan seorang anak kepada kedua orang tuanya yang

didasari kecintaan kepada keduanya adalah ibadah.”

 (Rasulullah SAW)

 

 “Berbaik sangka kepada Allah SWT merupakan ibadah kepada-Nya.”

 (Rasulullah SAW)

 

“Berpikir (merenung) dalam penciptaan langit dan bumi

merupakan ibadahnya para mukhlisin.”

 (Ali bin Abi Thalib Kw)

 

 

“Termasuk ibadah bertutur kata  yang lembut dan menebarkan salam.”

(Ali bin Abi Thalib Kw)

 

 

Dengan rahmat-Mu

Wahai Yang Paling Pengasih dari segala yang mengasihi

          Ya Arhamar Rahimin

 

  

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: