Jabat Tangan Mesra Syeikh Al-Azhar dan Presiden Israel, Lukai Kaum Muslim Dunia

Sungguh memalukan dan pastinya melukai umat Islam sedunia. Syeikh Al-Azhar itu dengan penuh keakraban berjabat tengan dengan pemimpin penjajah Israel. Sekjen Al-Ikhwan di Majelis Rakyat Mesir, Hamdi Hasan, mendesak untuk mengisolasi Tantawi, terkait “jabat tangan mesra” antara Syeikh Al-Azhar Mommahad Sayid Tantawi dengan Presiden Israel Shimon Peres. Jabat tangan dengan senyuman lebar itu terjadi dalam Konferensi Dialog Antar Agama yang diadakan oleh PBB dua pekan lalu.

Hassan berkata di parlemen, “Apa yang dilakukan itu sebagai penghinaan yang mendalam bagi Mesir, Arab dan Islam dan para syuhada sementara kini Ghaza terkepung ditutup oleh blokade Israel dari semua lini.”

Dalam pernyataannya mereka mengatakan bahwa jabat tangan yang akrab ini terjadi ketika Jalur Gaza diblokade, sambil tersenyum penuh keakraban yang menyebabkan dirinya dan sebagian besar negara Mesir terkejut.

Dimana dia diharapkan mendatangkan fatwa untuk mendukung kaum Muslim yang terperangkap di Gaza dan berdiri di depan Al-Azhar untuk mendesak kaum Muslim mendukung keluarga dan saudara-saudara mereka di Palestina. Tetapi yag terjadi melukai umat Islam.

Syeikh Tantawi diminta untuk meminta maaf kepada semua kaum Muslim atas jabat tangan yang tak dapat diterima tersebut. Bukan hanya sebatas melalui kata-kata, tetapi secara serius berada dalam posisi mendukung masyarakat Palestina yang terkepung.

Pendeta Libanon Ajak Umat Nasrani Belajar Islam

Menurut seorang Pendeta AS asal Yordania, umat Nasrani sebaiknya juga memelajari tentang Islam dan sebaliknya, karena dia kurang menyetujui ide untuk mengadakan dialog antar agama dan kebebasan mengadakan dialog bertema agama.

Pendeta Emile Haddad, kepala dan pendiri Ambassadors of Peace, sebuah organisasi antar agama yang berpusat di AS,

mengajak umat Nasrani untuk belajar dari saudara Muslim mereka dan mengajak umat Muslim untuk melakukan sebaliknya, dalam sebuah wawancara dengan program TV, Ida’at, yang disiarkan secara mingguan di saluran AlArabiya.

“Setiap orang memilih takdirnya berdasarkan kebijakannya dalam membuat keputusan, bukan berdasarkan nafsu”, katanya. “Penginjilan bukan merupakan suatu bentuk peng-Kristen-an terhadap pemikiran seseorang, namun ide untuk menyebarkan perdamaian dan menghapuskan salah paham yang terjadi diantara sesama penganut agama”.

Haddad juga menambahkan ide dialog antar agama menurutnya menghasilkan sesuatu yang tidak pasti, jadi dengan memelajari hanya satu agama tidak dapat memberikan jaminan dapat memberikan hidup berdampingan dengan agama lain, contohnya seperti pengertian Nabi Isa dalam Islam dan Kristen.

Namun Ulama Mesir, Yusuf al-Badri, tidak sependapat dengan Haddad. Dia menuturkan bahwa penginjilan lebih dari sekedar dialog, yaitu untuk mengajak umat non-Nasrani untuk memeluk agamanya dengan jalan kemanusiaan.

“Penginjilan bukanlah suatu proses yang jujur. Mereka memilih umat Muslim miskin, menawarkan mereka bantuan namun dengan tujuan untuk mengubah agama mereka. Buktinya adalah di setiap kelas yang mereka gunakan untuk berdialog selalu menyediakan makanan dan tempat perlindungan”.

Dia juga mengatakan bahwa penyebaran Islam di negara-negara Barat tidak melalui proses layaknya penginjilan dengan menawarkan bantuan kemanusiaan, namun dengan menunjukkan perhatian Islam dalam masyarakat.

“Umat Muslim tidak pernah menjelek-jelekkan Nasrani maupun Yahudi, seperti negara Barat memfitnah Muslim. Hal ini menjadi suatu gagasan menarik, dimana kalian akan melihat hasrat di setiap non-Muslim untuk mengetahui tentang Islam. Ketika seorang Muslim ditanya tentang agamanya, dia akan dengan jelas merespon dan memberikan informasi”.

Iklan
  1. mending orang nasrani daripada orang mesir yang ngaku islam tapi mesra ma orang israel..heee. loe GO TO HELL…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: