Hizbullah: Seluruh Solusi dengan Israel Telah Hancur

Wakil Sekretaris Jenderal Gerakan Perlawanan Islam Lebanon (Hizbullah), Syeikh Naim Qasim menyatakan, kabinet PM Israel, Benyamin Netanyahu adalah kabinet pembantai dan agresor, yang menghancurkan seluruh kemungkinan tercapainya solusi. Dalam wawancaranya dengan situs Lebanon Al-Intiqad, Syeikh Qasim mengatakan, Amerika Serikat juga tidak dapat memberikan jalan keluar dari konsisi yang ada. Pejabat tinggi Hizbullah ini optimis bahwa Arab khususnya negara Arab yang berniat berdamai dengan Rezim Zionis, agar segera bangun dari tidurnya dan menyadari bahwa Rezim ini tidak mengenal logika apapun kecuali resistensi.

Ditambahkannya bahwa bangsa-bangsa Arab dalam beberapa tahun tidak mendapatkan apapun dan hanya dengan resistensi pada tahun 2000 dan 2006 kita dapat mengalahkan Rezim ini. Menurutnya, keteguhan hebat muqawama di Gaza pada awal tahun 2009 juga telah menyingkap esensi zalim dan agresif Rezim Zionis Israel di mata masyarakat dunia. Lebih lanjut dijelaskannya bahwa setiap pihak harus siap menghadapi segala bentuk serangan Rezim Zionis Israel karena Rezim ini dan esensinya berpijak pada asas agresi dan imperialisme di kawasan.

Rezim Zionis Hancurkan 23 ribu Rumah Rakyat Palestina

Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengungkapkan bahwa sejak tahun 1967 hingga kini, rezim zionis Israel telah menghancurkan lebih dari 23 ribu rumah rakyat Palestina. Kantor berita Xinhua mewartakan, Biro Hubungan Nasional dan Internasional PLO bertepatan dengan peringatan 42 tahun pendudukan Baitul Maqdis dan wilayah Palestina oleh rezim zionis Israel pada tahun 1967 dalam laporannya menyatakan, rezim zionis Israel telah melanggar undang-undang internasional, seperti konvensi keempat Jenewa dengan cara menghancurkan 23 ribu seratus rumah rakyat Palestina. Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa akibat langkah brutal rezim zionis itu, sekitar 170 ribu rakyat Palestina kehilangan tempat tinggal dan lebih dari 190 ribu rumah lainnya mengalami kerusakan.


Ahmadinejad Menantang Debat Terbuka terhadap Obama

Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad dalam konferensi pers di depan wartawan asing, menyatakan kesiapannya untuk berdebat dengan Presiden AS, Barack Obama di PBB guna membahas akar problema dan manajemen dunia. Kantor Berita Fars melaporkan, Ahmadinejad mengatakan, “Sebagaimana kunjungan sebelumnya ke New York, saya mengajak Presiden AS saat itu, Goerge W. Bush untuk berdebat di PBB. Jika terpilih kembali menjadi presiden Iran, saya kembali mengajak Presiden Barack Obama untuk berdebat soal akar problema dunia, manajemen dunia, partisipasi kolektif untuk keamanan dan perdamaian permanen.” Lebih lanjut Ahmadinejad mengatakan, “Satu-satunya jalan merealisasikan perdamaian permanen adalah perubahan pandangan kekuatan utama dunia akan manajemen dunia.” Dikatakannya pula, “Perubahana pandangan harus terjadi pada bentuk pandangan sistem yang berlaku di dunia saat ini.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: