Haniyah: Israel Cari Alasan Serang Gaza !

Perdana Menteri pilihan rakyat Palestina, Ismail Haniyah mengatakan, “Rezim Zionis Israel tengah mencari-cari alasan untuk kembali menyerang Gaza.”

Menurut laporan Pusat Informasi Palestina, Ismail Haniyah  menjelaskan bahwa rezim Zionis Israel baru-baru ini meningkatkan propaganda politik dan medianya yang anti Gaza. Dikatakannya, “Rezim penjajah ini tengah berusaha mencari-cari alasan untuk mengagresi Gaza, dan Tel Aviv berupaya menjustifikasi kemungkinan serangan itu kepada opini publik dunia.”

Haniyah menilai muqawamah dengan segala fasilitas yang dimilikinya merupakan hak bangsa Palestina untuk membela diri. Seraya menjelaskan bahwa muqawamah saat ini berkali-kali lipat lebih kuat dari sebelumnya. Haniyah juga menilai terlalu jauh bila rezim penjajah Zionis Israel ingin mengeksekusi pelbagai ancamannya terhadap Gaza.

Perdana Menteri Palestina selain menekankan komitmen bangsa Palestina atas politik dan militernya, mengatakan, “Tanah air Palestina adalah hak warga Palestina.”

Haniyah kembali menyampaikan usulan pemerintah pilihan rakyat yang sepakat dengan negara Palestina dengan batas wilayah tahun 1967 dan mengatakan, “Menerima usulan ini tidak berarti mengakui keberadaan rezim Zionis Israel.”

Haniyah juga menyatakan penentangan Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) untuk melakukan perundingan dengan rezim penjajah Israel dan mengatakan, “PLO telah melakukan perundingan selama 17 tahun dan tidak membuahkan hasil bagi warga Palestina. Melanjutkan proses ini sangat sia-sia.”

Hamas Desak Liga Arab Hentikan Agresi Israel

Perdana Menteri Konstitusional Palestina Ismail Haniyah menyeru Liga Arab untuk mengadopsi langkah-langkah efektif guna menghentikan agresi rezim Zionis Israel ke Jalur Gaza.

Dalam pesannya kepada Sekjen Liga Arab Amr Moussa, Haniyah menyerukan kepada negara-negara Arab untuk mengajukan protes lebih serius kepada Dewan Keamanan PBB atas ancaman militer Israel di Jalur Gaza.

Pesan itu juga mendesak Moussa untuk menyusun semua langkah yang tepat guna mengawasi gerak-gerik Tel Aviv di Gaza, yang masih belum pulih akibat dampak serangan mematikan Israel pada Desember 2008.

Haniyah mencatat, tidak ada yang bisa memprediksi tipu daya Israel dan rezim itu biasanya memanfaatkan kelengahan masyarakat internasional dengan manuver tertentu dan kemudian melancarkan agresi.

Pejuang Palestina Berlomba-lomba Serang Militer Israel

Sayap militer Komite Muqawamah Rakyat Palestina bertanggung jawab atas serangan terhadap kendaraan militer Rezim Zionis Israel.

Menurut laporan situs ar-Risalah.net, pasukan brigade Nasir Salahuddin, sayap militer Komite Muqawamah Rakyat Palestina (PRC)  menembaki kendaraan militer Israel di timur Jabaliya, Jalur Gaza dengan peluru artileri.

Brigade Nasir Salahuddin dalam statemennya menyatakan, operasi militer ini sebagai upaya untuk mencegah agresi brutal Israel. Kelompok ini menegaskan, seluruh pejuang Palestina bertekad melakukan perlawanan hingga seluruh tanah Palestina berhasil dibebaskan dari penjajahan Israel.

Sementara itu, Brigade Abu Ali Mustafa, sayap militer Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP) kemarin juga menyerang militer Israel di utara Beit Hanoun dan menekankan untuk melajutkan perjuangannya melawan Israel.

Irak, Target Ekspansi Baru Zionis

Pengaruh rezim Zionis Israel dan aktivitas perusahaan-perusahaan yang berafiliasi dengan dinas intelijen rezim itu di Irak setiap harinya menemukan dimensi baru. Masalah ini telah mengundang kekhawatiran di dalam negeri Irak.

Sebagaimana dilaporkan Press TV,  Ketua Dewan Ulama Irak, Harith al-Dhari mengatakan, perusahaan yang berafiliasi dengan dinas intelijen Israel (Mossad) kini leluasa beroperasi di seluruh penjuru Irak.

Harith al-Dhari menyatakan bahwa perusahaan Israel umumnya memusatkan aktivitasnya di wilayah Kurdistan, utara Irak. “Perusahaan-perusahaan itu secara langsung bekerjasama dengan agen-agen Zionis,” kata al-Dhari, ulama Sunni Irak yang paling berpengaruh dan tokoh populer anti-Amerika.

“Perusahaan-perusahaan Israel menyusup ke Irak atas nama perusahaan Arab Saudi, Inggris atau Turki,” tambahnya.

Sebuah laporan mengatakan sedikitnya 70 perusahaan Israel beroperasi di Irak, menggunakan nama perusahaan Arab Saudi atau Eropa. Awal tahun ini, petugas bea cukai Suriah menyita beberapa truk penuh dengan barang-barang Israel menuju ke Irak. Sejak invasi AS ke Irak pada tahun 2003, para pejabat Tel Aviv memusatkan perhatiannya ke negara itu. Perusahaan-perusahaan Israel beroperasi di berbagai bidang termasuk infrastruktur, industri, pelayanan, dan perdagangan.

Hanya Beberapa Jam Setelah Karbala, Najaf Dilumat Bom

Sebuah ledakan massif mengguncang kota suci Najaf, Irak, hanya beberapa jam setelah ledakan bom mobil massif yang merenggut nyawa puluhan orang di kota Karbala.

Ledakan bom itu terjadi di tengah suasana duka memperingati syahidnya cucu Nabi SAW,  di kota tempat bermakamnya Imam Ali as.

Beberapa jam sebelumnya, sebuah bom mobil meledak di Karbala merenggut nyawa 12 orang, termasuk enam peziarah Iran, dan mencederai sedikitnya 40 lainnya.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab atas serangan tersebut.

Iran: PBB dan Israel Bertanggung Jawab Atas Tewasnya Alireza Askari

Wakil ketua komisi hak asasi manusia di parlemen Iran, Mohamad Karem Abidi menyebut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Rezim Zionis Israel bertanggung jawab atas nyawa Alireza Askari, mantan wakil menteri pertahanan Iran.

Amerika Serikat (AS) dan Israel menculik Askari serta menerornya. Tindakan ini adalah contoh nyata dari aksi terorisme mereka, ungkap Abidi  saat diwawancarai IRNA.

Wakil komisi HAM parlemen Iran ini juga menuntut organisasi internasional untuk berusaha menyelidiki kondisi Askari. Ia juga meminta Dewan HAM PBB untuk membentuk komisi khusus menyelidiki nasib mantan wakil menteri pertahanan Iran.

Sumber-sumber Israel memberitakan syahidnya Alireza Askari di penjara rezim ilegal Tel Aviv. Askari diculik oleh Dinas Rahasia Israel (Mossad) empat tahun lalu dalam sebuah operasi gabungan dengan Dinas Intelejen AS (CIA) di Turki.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: